Sponsor

Trafik

LINK EXCHANGE

Badge
Atau ini Badge2

Copy and paste on your blog/web. link me And I will link you back

Adha_Yuliandarmaji

INDONESIA VS BAYERN MUENCHEN  


VS


Kick Off Rabu Pukul 18.00 WIB

khann.jpg Pertandingan persahabatan internasional antara Tim Nasional Indonesia versus klub raksasa Jerman Bayern Muenchen akan digelar mulai pukul 18.00 WIB di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (21/5). Friendly Match prestisius itu akan disiarkan langsung oleh RCTI sebagai TV-Partner PSSI.

Rombongan Muenchen yang berjumlah 45 orang akan mendarat di Bandara Halim Perdana Kusumah, Jakarta, Selasa (20/5), dengan pesawat carteran. Karena jadwal padat, pada hari itu juga akan digelar coaching clinic untuk pemain yunior. Pada malam harinya, ada gala dinner. Oliver Khan dan kawan-kawan akan meninggalkan Indonesia, Kamis (22/5) siang.

Meski Muenchen tidak diperkuat sederet pemain bintang top, pertandingan bergengsi ini sekaligus merupakan laga perpisahan Oliver Khan dengan dunia sepakbola. Usai melawan Bambang Pamungkas dan kawan-kawan, Oliver Khan resmi ’gantung sepatu’. Selain Oliver Khan, bintang Muenchen yang bakal beraksi di Jakarta adalah Ze Roberto dan Mark van Bommel.

Beberapa pemain bintang yang absen karena mempersiapkan diri menghadapi Piala Eropa 2008 adalah Lukas Podolski, Miroslav Klose, Bastian Schweinsteiger, Philipp Lahm (Jerman), Luca Toni (Italia), dan Franck Libery (Prancis). Sedangkan dua bintang Amerika Latin, Lucio (Brasil) dan Martin Demichelis (Argentina), bergabung dengan timnas mereka untuk kualifikasi Piala Dunia 2010.

Pihak panitia sudah mulai menjual tiket pertandingan. Tiket VIP dijual dengan harga Rp 180 ribu. Kelas I dijual Rp 100 ribu dan Kelas II Rp 50 ribu. Tiket termurah seharga Rp 25 ribu untuk Kelas III. Jumlah tiket yang dijual adalah 40 ribu dari total 65 ribu lembar tiket yang dicetak.

Masyarakat yang ingin memesan tiket dapat menghubungi Theresia di nomor telpon 021-5303550, 5303540 ext. 3317 atau Mey Tobing 021-3154685. Pemesan tiket juga bisa datang langsung ke ticket box Stadion Gelora Bung Karno pada tanggal 19, 20, 21 Mei 2008. Pada hari pertandingan, tiket dijual di semua boks tiket. (yos)

Click Here untuk melihat profil Pemain Bayern Munich

Click Here untuk melihat profil Pemain Indonesia





» Read More....

Hitam Putih Sophan Sophiaan  


Sabtu, 17 Mei 2008 | 16:15 WIB

"Saya pada akhirnya menyadari saya bukan politisi. Saya manusia biasa yang mempunyai sikap hitam putih, sedangkan politik itu sendiri the art of possibilities. Yang salah bisa dibenarkan, yang benar bisa disalahkan. Saya tidak bisa begitu. Salah, ya, salah. Benar, ya, benar," itu kata-kata Sophan Sophiaan saat diwawancarai Kompas, Jumat 25 Januari 2002.

Ketika itu, Sophan mengumumkan pengunduran dirinya dari anggota DPR/MPR RI. Sophan adalah anggota DPR/MPR pertama di era reformasi yang berani mengundurkan diri karena tidak setuju dengan sikap politik partainya. Sebagai anggota F-PDIP yang mendukung proses politik kasus dana nonbudgeter Badan Urusan Logistik (Bulog) yang melibatkan Ketua DPR Akbar Tandjung, Sophan tidak puas dengan sikap Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri untuk menempuh jalur hukum. Sophan menginginkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) DPR untuk mengungkap kasus

tersebut.

Sebelum mengundurkan diri, Sophan menjalankan tugasnya sebagai anggota DPR dengan konsisten. Di tengah suasana rapat-rapat DPR yang selalu molor dan sulit untuk kuorum, Aktor dan sutradara kenamaan ini selalu tepat waktu dan rajin. Karena itu, dia pun tidak ragu menegur wartawan yang menyamaratakan semua anggota DPR dengan cap pemalas. "Saya bukan politisi tai kucing," ujarnya.

Sikap Sophan yang lurus, jujur, dan bersih ini bukanlah sikap yang mainstream di DPR, yang penuh dengan kompromi, politik dagang sapi untuk membagi-bagikan kekuasaan. DPR periode 1999-2004 atau DPR era reformasi yang sebenarnya banyak diharapkan menjadi lembaga perwakilan yang membawa aspirasi rakyat, ternyata lebih banyak sibuk dengan urusan perebutan kekuasaan.

Penyelesaian kasus Trisakti-Semanggi, kasus mantan Presiden Soeharto, sebagai tuntutan dari gerakan reformasi nyatanya bukanlah perhatian DPR. Puncaknya saat kasus kasus dana nonbudgeter Buloggate atau yang lebih dikenal Buloggate jilid dua ini mencuat. Sikap DPR---demikian juga dengan F-PDIP---tidak konsisten. Kalau dulu mendukung Pansus Buloggate I yang akhirnya berujung dengan impeachment Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), maka untuk Buloggate II fraksi-fraksi di DPR "bersekongkol" untuk tidak membuat Pansus.

Inilah puncak kekecewaan Sophan sebagai seorang politisi terhadap partainya yang akhirnya membuat putra tokoh Partai Nasional Indonesia Manai Sophiaan ini memilih mundur dari Senayan. Sejak mundur, kiprah Sophan di dunia politik nyaris tidak terdengar lagi. Dia memilih untuk banyak terlibat dalam kegiatan sosial dan kembali ke dunia akting. Sampai akhirnya meninggal dunia ketika akibat terjatuh dari sepeda motor saat menyemarakkan 100 Tahun Kebangkitan Nasional di di perbatasan Sragen (Jawa Tengah) dengan Ngawi (Jawa Timur), Sabtu (17/5) pagi. "Saya ini orang pasrah. Saya orang fatalis. What ever will be will be depend to God," katanya.

Selamat jalan Sophan Sophiaan!

Biodata Sophan Sophiaan

Nama Lengkap : Sophan Sophiaan
Tempat, Tanggal Lahir : Ujungpandang, Sulawesi Selatan, 26 April 1944
Agama : Islam
Jabatan : Politikus/Sutradara/Aktor Film
Alamat Rumah : Jln. Garuda V Blok C 2 No.1, Bintaro Jaya, Jakarta 12330, Telp. (021) 736-4924

Anggota DPR dari PDI (Partai Demokrasi Indonesia) ( 1992 - 1997 )
Anggota DPR dari PDIP (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) (1999-2002)

(ROY/Litbang Kompas)





» Read More....

Syafi'i Ma'arif: Seabad Kebangkitan Nasional Bukan 2008  


Kamis, 15 Mei 2008 | 14:22 WIB


BATU, KAMIS - Mantan Ketua Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Prof. Syafi’i Ma’arif menyatakan, usia peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang ke-100 (satu abad) bukan tahun 2008 ini, tetapi masih 20 tahun lagi.

"Kebangkitan bangsa yang ditandai dengan lahirnya gerakan Budi Utomo, bukanlah awal kebangkitan bangsa, tetapi bersatunya seluruh komponen anak muda dari berbagai ras, etnis dan budaya itulah yang menjadi awal kebangkitan," katanya dalam pidato singkatnya pada acara "100 Tahun Kebangkitan Nasional" di Batu, Jawa Timur, Rabu malam.

Menurut dia, bangkitnya para pemuda yang ditandai dengan deklarasi "Sumpah Pemuda" pada tanggal 28 Oktober 1928 itulah yang menjadi tonggak kebangkitan nasional bukan gerakan Budi Utomo.

Oleh karena itu, katanya, perlu adanya kebijakan politik pemerintah untuk mengkaji ulang atau mengoreksi keputusan politik karena pemerintah telah menetapkan gerakan Budi Utomo tahun 1908 sebagai Harkitnas.

Ia mengakui, tak ada satupun orang atau organisasi atau lembaga manapun yang menyangkal jika Budi Utomo memiliki jasa yang sangat besar bagi lahirnya sebuah kemerdekaan bangsa Indonesia, tetapi belum cukup representatif sebagai tonggak lahirnya kebangkitan nasional.

Ia mengatakan, penetapan Harkitnas yang diawali dari lahirnya gerakan Budi Utomo, tidak lebih dari sebuah mitologi. "Apakah gerakan Budi Utomo ini sudah cocok sebagai kebangkitan bangsa, apakah tidak lebih cocok dan lebih mengena jika lahirnya Sumpah Pemuda ini sebagai tonggak kebangkitan nasional," katanya menegaskan.

Pada kesempatan itu Buya Syafi’i juga menyoroti keberadaan Kemerdekaan Indonesia yang sampai sekarang tidak terurus padahal hampir mencapai usia 63 tahun dan semua itu disebabkan besarnya gesekan politik di tanah air sejak Proklamasi.

Tidak terurusnya kemerdekaan yang diraih dengan perjuangan itu, katanya, menjadi tanggungjawab para pemimpin bangsa, sebab sampai sekarang bangsa Indonesia masih belum juga "siuman" bahkan cita-cita luhur reformasi 10 tahun lalu juga kandas diperjalanan.

Indonesia di abad 21 ini, lanjutnya, masih dalam kondisi sempoyongan dan yang menjadi masalah terbesar serta terparah adalah masalah kepemimpinan serta sistem demokrasi yang masih buruk.

"Dari jumlah penduduk hampir 240 juta ini, yang ’busuk’ itu tidak lebih dari 5 ribu orang, tetapi 5 ribu orang itu berada pada puncak kekuasaan termasuk perekonomian," katanya menegaskan.

Untuk melepaskan kondisi buruk itu, bangsa Indonesia harus berani melepaskan diri dari berbagai mitologi termasuk menjadikan Sumpah Pemuda sebagai tonggak kebangkitan Indonesia melalui persatuan dan kesatuan seluruh komponen bangsa.

Selain itu, juga dengan sungguh-sungguh menyiapkan seorang pemimpin bangsa yang moralis, kuat dan tidak menggantungkan pada bantuan asing yang tidak tulus, menghindari pemimpin yang bermental proyek.


Sumber : ANT






» Read More....

Bleach 165 English Sub! (Flomp Romble) 2/3  



Download lainnya di www.dattebayo.com tapi hanya bisa mengunakan Software Torent untuk mengunduhnya. or you can see in www.youtube.com
Tapi sante aja BLEACH akan ditayangkan di INdosiar!!!!!!!!!!!

» Read More....

Blog Directory

Statistik

JOS Theme By Adha Yuliandarmaji Powered by Blogger